Pribadi
Ibnu Taimiyah memiliki banyak sisi. Sebuah peran yang sering terlihat adalah
kegiatannya menentang segala bid'ah, khurafat dan pandangan-pandangan yang
menurutnya sesat. Tak heran jika ia banyak mendapat tantangan dari para ulama.
"Sesungguhnya
saya lihat ahli-ahli bid'ah, orang-orang yang besar diombang-ambingkan hawa
nafsu seperti kaum mufalsafah (ahli filsafat), Bathiniyah (pengikut
kebathinan), Mulahadah (mereka yang keras menentang Allah) dan orang-orang yang
menyatakan diri dengan wihdatul wujud (bersatunya hamba dengan khaliq),
Dahriyah (mereka yang menyatakan segalanya waktu yang menentukan), Qadhariyah
(manusia berkehendak dan berkuasa atas segala kemauannya), Nashiriyah,
Jamhiyah, Hulliyah, mu'thilah, Mujassamah, Musyibihah, Rawandiyah, Kilabiyah,
Salimiyah dan lain-lain yang terdiri atas orang-orang yang tenggelam dalam
kesesatan, dan mereka yang telah tertarik masuk kedalamnya penuh sesat.